Angka PM2.5 Turun pada Pagi 21 Oktober, Kategori Udara Masih Disebut Berbahaya

PALEMBANG - Penurunan angka PM2.5 pada pagi 21 Oktober 2026 belum disertai perubahan penilaian berbahaya dalam keterangan Wandayantolis. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel itu menjelaskan kondisi Palembang dalam pemberitaan detikSumbagsel.
Stasiun PM2.5 Musi 2 mencatat 576,1 µg/m³ pukul 07.00 WIB dan 291,4 µg/m³ pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, konsentrasi mencapai 854,8 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB setelah tercatat 553,0 µg/m³ pukul 01.00 WIB.
Rangkaian angka tersebut merupakan catatan pemantauan tanggal itu. Wandayantolis menyatakan kualitas udara masih berbahaya meskipun nilai konsentrasi berangsur turun menjelang pagi.
Asap kebakaran hutan dan lahan di Ogan Komering Ilir disebut masih menyelimuti kota. Imbauan saat itu meminta warga memakai masker di luar rumah dan tinggal di rumah apabila tidak ada urusan penting.
Kredit foto: Foto: Ilustrasi kabut asap di Palembang (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI).
Sources: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8716681/kualitas-udara-di-palembang-pagi-hari-masih-berbahaya — Kualitas Udara di Palembang Pagi Hari Masih Berbahaya
Sumber arsip: arusutama.site — https://arusutama.site/berita/pm2-5-palembang-sempat-854-8-g-m3-warga-diimbau-batasi-aktivitas-luar [16]